Hukuman Mati Tersadis Sepanjang Sejarah

Apa yang terpikir olehmu jikalau saya membahas artikel Hukuman Mati Tersadis? Mengerikan!!! Mungkin itulah kata yang terlontar dari dalam benakmu. Secara logika, hukuman mati terkait kasus seseorang yang melanggar ketentuan maupun perlakuan hukum di era sekarang ini dapat menuai kontroversi di segelintir masyarakat. Di Indonesia, hukuman mati sudah diperbolehkan atau sah yang tertuang dalam kitab Undang-Undang negara. Walaupun demikian, pelanggar (terpidana) juga masih dapat mempertimbangkan lindungan hukum yang ada pada angket Hak Asasi Manusia. Jika terbukti benar-benar bersalah dan bisa merugikan semua orang, maka hukuman mati adalah jalan yang tepat untuk dilaksanakan.

Sebenarnya, hukuman mati buat seseorang yang melanggar ketentuan negara sudah ada sejak dahulu kala bahkan lebih tragis daripada sekarang ini. Kalau berbicara hukuman mati, Indonesia sendiri menerapkan cara digantung atau ditembak hidup-hidup. Namun, untuk sebagian besar negara lainnya, ada beberapa hukuman yang sangat melengkung dari akal sehat manusia. Tebukti Sepanjang Sejarah inilah bentuk eksekusinya:

1) Sengatan Listrik

Hukuman mati tersadis yang ada sepanjang sejarah yaitu Sengatan Listrik. Hukuman ini pernah dilakukan kepada seorang Frank J. Coppola semasa 1978 di Virginia, Amerika Serikat. Ia dituduh telah membunuh Muriel Hatchell yang pada saat itu menjabat Gubernur Virginia. Walau sempat menolak atas sangkalan tersebut, Coppola tidak dapat mengelak lagi akibat alat bukti yang memberatkannya dan ia harus menjalani hukuman mati sesuai perintah yaitu sengatan listrik.

Ketika pengeksekusian akan berlangsung, Coppola mengalami dua kali getaran listrik sangat tragis serta suara jerit kesakitan selama waktu 55 detik sampai akhirnya bau gosong dari bagian tubuhnya pun tercium. Asap menggumpal dalam ruangan eksekusi dan Coppola mati bagai terpanggang api membara.

2) Gas Beracun

Hukuman mati yang dijatuhkan kepada Jimmy Lee di Mississippi juga terbilang sangatlah keji dan sadis. Gimana tidak, ia harus menjalani hukuman dalam satu ruangan yang dipenuhi Gas Beracun. Sempat mengalami beberapa menit gangguan sistem pernapasan yang pada akhirnya ia pun nekat untuk membenturkan kepalanya sendiri agar cepat tewas. Sungguh tragis bukan?

3) Suntik Mati

Stephen Peter Morin adalah terpidana kasus peredaran narkoba dan pembunuhan yang harus menerima hukuman yakni Suntik Mati. Ini terjadi di Texas, Amerika Serikat pada tahun 1985. Butuh waktu kurang-lebih 45 menit untuk mengeksekusi mati Stephen dikarenakan jarum suntik yang tak mempan terhadap dirinya. Berulang kali dan setiap bagian tubuhnya selalu disuntikan dengan cairan mematikan yang gilirannya ia pun tewas mengenaskan.

4) Digergaji

Ini merupakan hukuman yang sudah mulai dilakukan semejak zaman Romawi Kuno oleh seorang Kaisar Caligula. Dalam hal tersebut, terpidana akan dieksekusi dengan cara digantung terbalik dan tangan terikat tali hingga pada akhirnya Digergaji oleh dua orang eksekutor (algojo). Menurut cerita yang tertanam pada buku alkitab Ibrani ayat 11:37, Nabi Yesaya juga pernah mengalami hukuman gergaji ini.

5. Necklacing

Selanjutnya yaitu Necklacing yang mana merupakan sebentuk hukuman mati sangat sadis dan tak manusiawi. Menerapkan sebuah ban mobil yang sudah diisi oleh beberapa liter bensin dan kemudian dimasukan kedalam tubuh seseorang (terpidana) lalu dibakar adalah cara pengeksekusian yang dilakukan oleh bangsa Afrika Selatan sejak tahun 1980-1990. Orang yang pertama kali menjadi korban keganasan hukuman ini yaitu Maki Skosana. Ia dituduh sebagai ‘mata-mata’ pihak kepolisian oleh masyarakat di East Rand, Gauteng. Sungguh kejam!!!

6. Direbus

Hukuman mati tersadis lainnya yakni Direbus. Dalam kasus ini dan menurut fakta yang ada, pada tahun 1531 seorang terdakwa bernama Richard Roose disangkal telah maracuni makanan untuk anggota keluarga Uskup Rochester serta pengkhianatan terhadap masyarakat miskin di Lambeth, Inggris yang kemudian ia harus menjalani hukuman mati dengan cara direbus.

Dalam pelaksanaan eksekusi, Richard terlebih dahulu ditelanjangi lalu dimasukkan pada sebuah kendi besar berisikan air mendidih yang dibawahnya terlihat api berkobar. Tidak hanya itu saja, pencampuran bahan kimia seperti minyak, asam, tar, dan cairan lainnya juga terdapat didalam kendi tersebut yang hingga akhirnya Richard pun tewas tersiksa. Sadisnya!

Nah itulah beberapa informasi terkait Hukuman Mati Tersadis Sepanjang Sejarah yang bisa saya sampaikan lewat sumber-sumber terpercaya. Yups, menurut dirimu hukuman mati versi manakah yang sangat terlihat sadis?

 

 

 

 

 

Related posts