11 Negara Ini Memiliki Kejahatan Terorganisir Terburuk Secara Global

Dalam kehidupan seperti sekarang ini, tentu kita pernah melihat dan menjumpai berbagai kejahatan. Banyak macam tindak kejahatan yang mungkin sering kita saksikan dan/atau alami sendiri, terutama kejahatan kriminal. Pemeresan, pencurian, dan bahkan perampokan sampai pembunuhan sekalipun hanya contoh kecil dari kejahatan itu; masih ada bentuk lainnya yang dianggap amat merugikan, termasuk kejahatan terorganisir. Kejahatan tersebut pada umumnya sering terjadi di hampir sebagian besar negara yang ada di dunia ini.

Kejahatan terorganisir merupakan salah satu bentuk kejahatan yang sudah direncanakan dalam kelompok, dan biasanya diotaki oleh pemimpin, para mafia dimana akan dikerjakan langsung atau disuruh terhadap pengikut komplotan itu. Tindakan ini tentu akan sangat menjengkelkan bagi siapapun yang mengalaminya, terutama buat negara. Mengapa demikian? Yah, karena hal itu dapat mengganggu dan merusak kondisi, kepercayaan maupun pandangan publik secara global perihal keburukan terhadap negara tersebut.

Terdapat 11 negara di dunia ini menurut The World Economic Forum (WEF) sebagai negara yang cukup rentan terjadi kejahatan terorganisir. Seperti dilansir dari laman Businessinsider.com, berikut kesebelas negara tersebut!

1. Meksiko

Meksiko adalah sebuah negara yang terletak di kawasan Amerika Utara. Negara ini sangat dikenal dengan berbagai kartel besarnya, terutama untuk penjualan narkoba. Selain itu, para mafia juga tidak sungkan-sungkan melakukan adu domba terhadap warga sipil disana.

Dalam laporan, Meksiko dianggap sebagai negara pertama yang memiliki tingkat kejahatan terorganisir di dunia. Namun, bila menilik indeks keamanan; Honduras, El Salvador dan Venezuela lebih buruk ketimbang Meksiko.

2. Italia

Italia merupakan salah satu negara yang terletak di kawasan Eropa, dimana negara ini juga termasuk dalam jajaran kejahatan terorganisir terburuk di dunia. Banyak sekali mafia maupun gengster di Italia yang melakukan kegiatan terselubung dan terlarang. Tidak hanya sumber saja yang menyatakan negara ini berlabel mafia, melainkan publik di dunia juga mengetahuinya.

3. Hungaria

Negara yang sempat menggunakan sistem komunis tersebut juga memiliki tingkat kejahatan terorganisir yang cukup luar biasa dengan bermunculannya beberapa gengster/mafia untuk melakukan berbagai aktivitas terlarang, termasuk perdagangan ilegal secara besar-besaran. Hal ini diyakini akibat kurang sosialisasi dari pemerintah setempat terkait peraturannya.

4. Turki

Negara berbendera “Bulan Bintang” yakni Turki merupakan salah satu pintu gerbang masuk yang menghubungkan area Timur ke Eropa. Tentu hal ini akan berdampak buruk apabila terjadi kegiatan ilegal. Sudah banyak contoh kelam mengenai hal tersebut dimana para mafia beserta gengster telah melakukan perdagangan narkoba secara bebas tanpa terendus aparat berwenang. Demikian juga halnya dengan sejumlah kejahatan terorganisir lainnya yang mereka perbuat.

5. Slovakia

Slovakia juga dianggap sebagai satu negara yang amat rentan akan kejahatan terorganisir dengan menduduki peringkat kedua di Benua Eropa. Buktinya, terdapat tiga kelompok bandit besar di Slovakia yang berhasil teridentifikasi atas kejahatannya.

6. Amerika Serikat

Meski berstatus sebagai negara adidaya dengan memiliki kekayaan cukup melimpah, nyatanya kejahatan terorganisir juga ada disini. Dalam laporan, Amerika Serikat berada di posisi ke-70 dunia atas kejahatan terorganisir.

7. Korea Selatan

“Kkangpae” merupakan julukan bagi para gengster di Korea Selatan. Nah, ada tiga gengster di Korsel yang terkenal dan juga termasuk dalam kategori kejahatan terorganisir di dunia seperti Seven Star, Double Dragon serta Hwansongseongpa.

8. Jerman

Kejahatan terorganisir sudah merupakan hal yang biasa dilakukan di negara ini. Contohnya saja ketika ada imigran asing yang masuk ke Jerman, para mafia akan langsung merekrutnya untuk bergabung dan segera dipekerjakan sebagai penjual narkoba. Para mafia disini lebih senang dengan kehadiran seorang pemuda daripada yang telah berumur.

9. Israel

Israel termasuk salah satu diantara lainnya sebagai negara yang memiliki banyak kejahatan terorganisir di dunia. Hal ini diyakini karena lonjakan mafia yang berasal dari Rusia maupun beberapa dorongan faktor para imigran ke negara tersebut. Dua figur utama dalam kejahatan terorganisir di Israel yang cukup tenar dan berhasil diserahkan ke pihak Amerika Serikat yaitu Zeev Rosenstein serta Itzhak Abergil.

10. Perancis

Perancis menjadi salah satu negara terparah atas kejahatan terorganisir di kawasan Eropa diantara lainnya seperti Spanyol, Inggris dan Jerman. Keterlibatan mafia Korsika yang diketahui berhasil memasok narkoba jenis heroin secara besar-besaran ke Amerika Serikat. Kejahatan ini dikenal dengan sebutan the French Connection.

11. Yunani

Yunani juga menjadi sasaran empuk bagi para pebisnis narkotika, lantaran negara tersebut merupakan salah satu industri perkapalan terbesar di dunia. Dengan demikian, peluang dalam menyelundupkan barang haram itu terbuka lebar untuk diperdagangkan.

Bonus: (+) Jepang

Jepang yang terkenal dengan negeri samurai ternyata juga tercatat mempunyai beberapa gengster yang amat “tajam”, setajam samurai. Salah satu gengster cukup familiar yang juga termasuk dalam kejahatan terorganisir yaitu Yakuza. Banyak kejahatan yang diperbuat gengster satu ini seperti diantaranya melakukan pemerasan, perampokan, membuka prostitusi, penyeludupan senjata hingga perdagangan ekstasi.

Yaps.. itulah sedikit penyampaian saya terkait berbagai negara yang memiliki tingkat kejahatan terorganisir secara global. Semoga informasi ini dapat menjadi referensi serta menambah wawasan anda. Sekian, dan tak lupa saya ingin mengucapkan terima kasih atas perhatian anda.

 

Related posts