Penyebab Anak Menjadi Susah Makan Serta Cara MengatasiNya

Anak adalah seseorang yang mempunyai perbedaan diantara kelamin pria dan wanita yang mana belum mencapai masa pubertas. Seorang anak pada umumnya akan melibatkan masa-masa keemasannya ketika mulai beranjak usia 3-5 tahunan, dimana masa tersebut dapat mencakup semisal masa perkembangan dan masa pertumbuhan. Masa perkembangan serta masa pertumbuhan seorang anak dapat terjadi bilamana telah lengkapnya asupan nutrisi yang seimbang dan teratur. Tidak adanya hal demikian, akan membuat seorang anak menjadi sulit untuk berkembang dan bertumbuh normal sesuai tahapan usia anak itu sendiri.

Nutrisi seimbang dan teratur juga sangat penting bagi anak, terutama dapat menambah daya gedornya terhadap asupan makanan yang akan berefek positif terhadap tumbuh-kembang anak itu sendiri. Dengan kata lain, nutrisi sangat diperlukan dimasa tumbuh-kembang seorang anak!!!

Namun, lengkapnya nutrisi yang telah disediakan oleh orangtua, juga tergantung pada anak itu sendiri, yang mana ada seorang anak yang gampang untuk diberikan nutrisi dan ada pula yang tidak. Hmm, terasa sulit sepertinya bilamana kamu (sebagai orangtua) berada diposisi anak yang susah menerima asupan nutrisi yah? Demikian halnya, kurangnya asupan nutrisi akan membuat anakmu juga menjadi susah makan.

Nah, pada artikel berikut ini, saya akan membahas mengenai Penyebab Anak Menjadi Susah Makan Serta Cara MengatasiNya. Apa saja itu? Dipersilahkan buat kamu yang ingin mengetahuinya untuk membaca artikel ini hingga akhir penulisan. Check This Out…

Penyebab Anak Susah Makan

Ada sejumlah faktor serta unsur mengapa seorang anak dapat mengalami hal demikian (susah makan), seperti yang tertera dibawah ini:

1. Kehilangan Selera Makan

Berdasarkan beberapa penelitian, hal ini disebabkan oleh adanya faktor kecil yang dialami oleh anak khusunya saat masih bayi. Pada kondisi demikian, bayi cenderung lebih sering menyemburkan makanan yang dia makan atau hanya ingin mengemut saja. Hal ini memang wajar dilakukan oleh si bayi pada umumnya, namun tetap saja harus ada makanan pendamping yang masuk pada tubuhnya. Adapun hal tersebut dapat disebabkan oleh bayi yang tiba-tiba kehilangan selera makan. Namun, kondisi ini sifatnya relatif, tidak semua bayi mengalaminya. Untuk meningkatkan selera makannya, saya telah menyediakan solusinya diartikel ini, silakan baca artikel ini sampai selesai.

2. Cemas

Rasa cemas ini paling sering dialami anak batita. Contoh, cemas berpisah dari orangtua karena berpikir akan terjadi sesuatu yang buruk menimpa orangtuanya; cemas berada di lingkungan baru, semisal ketika mulai bersekolah, dan sebagainya. Kecemasan yang timbul sering kali disertai gejala-gejala fisiologis maupun perilaku seperti gelisah, berkeringat dingin, berdebar-debar, sulit konsentrasi, susah tidur, dan sebagainya. Kondisi-kondisi ini berpengaruh pada pola makan anak, termasuk membuat anak jadi susah makan.

3. Tak Merasa Lapar

Tidak heran bukan jikalau seorang anak menjadi susah makan ketika anak itu sendiri tak merasa benar-benar lapar. Betul tidak? Bisa saja ia masih merasa kekenyangan akibat beberapa asupan makanan yang telah ia makan terlebih dahulu.

4. Selera Terhadap Rasa Makanan

Yang juga kerap terlupakan, di usia batita ini rasa ingin tahu anak sudah semakin besar. Ia sudah punya selera tersendiri terhadap makanan. Itulah kenapa makanan anak usia ini tidak boleh disamakan dengan makanan bayi yang tawar. Tidak ada salahnya untuk memberikan rasa-rasa tertentu yang dia sukai ke dalam makanannya, seperti garam dan gula. Apa citarasa yang disukai anak, tugas orang tualah untuk menemukannya.

5. Tumbuh Gigi

Ada pula penyebab anak tidak mau makan, yang disebabkan oleh gangguan pada fisiknya sehingga mempengaruhi minat makannya, misalnya saat anak sedang mengalami tumbuh gigi. Benar tidak? Kalau menurut saya sih itu benar sekali. Nah, adakalanya kamu yang bertindak sebagai orangtua harus dapat menggantikan makanan bertekstur lunak menjadi sedikit agak kasar.

6. Makanan Manis Sebelum Makan

Apa yang terjadi jika kamu makan-makanan manis semisal saja cokelat sebelum terlebih dahulu melahap nasi? Dapat dipastikan, bahawasannya kamu akan merasa kenyang boongan atau tidak merasa lapar namun perut terasa kosong!!! Hmm, itu sama juga berlaku pada anakmu yang mana akan menolak asupan makanan ketika ia telah diberikan rasa manis-manisan terlebih dahulu.

7. Sedang Sakit

Anak menjadi susah makan juga dapat disebabkan oleh gangguan medis seperti sakit tenggorokan, sariawan, diare, batuk dan lain-lain.

8. Depresi

Seorang anak yang sedang mengalami depresi juga bisa mengalami dua masalah makan, yaitu makan berlebihan/tidak terkendali sehingga membuatnya menjadi obesitas (kelebihan berat badan) atau ia menjadi sulit makan. Namun pada hakikatnya pula, seorang anak yang mengalami depresi akan lebih rentan terhadap susah makan akibat pikiran yang tak menentu pada dirinya.

Nah, itulah sejumlah penyebab mengapa seorang anak menjadi susah makan yang dapat saya sampaikan. Demikian juga saya akan menjabarkan beberapa cara mengatasi anak susah makan. Baca terus…

Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Ada sejumlah cara dalam mengatasi anak susah makan yang mana kamu sebagai orangtua tidak perlu terlalu khawatir akan semua ini, berikut:

1. Coba Sajikan Makanan Dalam Porsi Kecil

Ingat, lambung “si kecil” belum mampu menampung makanan terlalu banyak, jadi berikan ia makanan sedikit demi sedikit namun pasti, Oke…

2. Variasi makanan

Cobalah untuk membuat beberapa pilihan menu makanan, lalu biarkan buah hati atau anakmu untuk memilih makanan mana yang ia sukai. Biasanya seorang anak akan lebih suka dengan makanan pilihannya sendiri.

3. Jadikan Waktu Makan Yang Menyenangkan

Hindari mengancam, menghukum, atau menakut-nakuti anak agar ia makan lebih banyak. Ini akan membuatnya merasa bahwa saat makan merupakan saat yang tidak menyenangkan. Dan bukan tak mungkin menimbulkan trauma psikologis baginya.

4. Mengajarkan Perilaku Yang Baik Saat Makan

Sediakan menu makanan yang bervariasi agar anak mengenal banyak rasa dan jenis makanan, itulah bait kalimat yang tertera pada no.2 diatas. Namun saat bersamaan pula, kamu sebagai orangtua harus dapat mengajarkan perilaku yang baik saat makan dengan anakmu agar ia tidak menjadi susah makan dan ia akan lebih mengetahui tata krama dalam mengkonsumsi makanan dengan benar.

5. Mengatasi Anak Susah Makan Dengan Konsumsi Suplemen

Memilih asupan suplemen yang tepat bagi seorang anak yang susah makan juga dapat menjadi solusi yang tepat pula agar anak menjadi gampang makan. Terlepas dari hal itu, suplemen yang tepat juga akan membantu dalam mendorong tingkat perkembangan serta pertumbuhannya dimasa-masa keemasannya tersebut. Nah, Cara Mengatasi Anak Susah Makan Dengan Laperma Platinum yang mana ini dapat menjadi jawaban terkomplit bagi orangtua untuk memilih suplemen pilihan yang tepat dalam mengatasi semua masalah tersebut. Silahkan mencoba…


Demikianlah sejumlah hal yang dapat saya sampaikan mengenai Penyebab Anak Menjadi Susah Makan Serta Cara MengatasiNya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan berguna buat kamu yah? Terima Kasih ; )

Related posts