Kurang Teliti Memilih Madu Asli Dengan Madu Palsu? Inilah Bahayanya

Apa anda gemar mengkonsumsi madu? Nah pada saat membelinya, pernah nggak anda teliti madu itu? Kalau anda penggemar madu sudah sejak lama, pasti anda telah mengetahui mana madu asli dengan madu palsu. Hmm, tentu tidak semua orang mengetahuinya! Ya tetapi, di era perekonomian sulit seperti sekarang ini, banyak oknum nakal yang menjual madu oplosan demi mendapatkan keuntungan semata tanpa memikirkan bahaya dari apa yang telah diperbuatnya. Selain masalah perekonomian, madu yang kian populer sejak berabad-abad lalu dimana dipercaya oleh masyarakat akan khasiatnya yang beragam terutama buat kesehatan; semakin membuat para pedagang madu dengan nekatnya meracik madu secara tak masuk akal, asalkan penting untung.

Oleh karena itu pula, bagi anda yang merasa kurang memahami atau Kurang Teliti Memlih Madu Asli Dengan Madu Palsu agar terhindar dari Bahaya ketika waktu mengkonsumsinya, ada baiknya anda mengikuti beberapa acuan dari saya. Hal ini demi kebaikan anda semua dengan dapat membedakan antara mana madu asli dan mana madu palsu. Cekidot…

Perbedaan Madu Asli Dengan Madu Palsu

Secara kasat mata, madu asli dengan madu palsu sulit untuk dibandingkan karena warnanya yang hampir mirip, sama-sama emas kecoklatan. Namun, berikut ini saya akan sedikit menjabarkan terkait perbedaan diantara kedua madu tersebut.

1) Dengan air

Mungkin anda juga sudah mengetahui ini bahwa madu murni merupakan cairan manis nan kental yang dihisap oleh lebah/tawon melalui nektar bunga. Oleh karena itu madu murni tidak mengandung air. Jadi untuk membedakan mana madu asli ataupun palsu, caranya cukup gampang kok!

Sediakan segelas air putih/mineral, lalu tuangkan madu satu sendok makan kedalamnya. Hasilnya tampak berbeda dimana Madu Asli yang kental akan tenggelam di bagian bawah gelas dan ketika diaduk terasa sulit untuk dapat larut, sedangkan Madu Palsu sebaliknya; yang mana madu akan menyerupai air (hanya beda warna saja) dan tidak mengental.

2) Menggunakan kertas

Langkah kedua untuk memastikan madu asli dan madu palsu yakni mengujinya dengan bahan kertas seperti kertas putih maupun koran. Hal ini untuk melihatkan madu palsu yang sudah dioplos dengan air dan gula. Caranya cukup mudah; sediakan selembar kertas, kemudian tuangkan sesendok teh madu diatasnya dan tunggu selama 3 menit. Lihat apa yang terjadi, madu pada kertas menetes, sobek atau tidak.

Kalau kertas meneteskan madu atau sobek, maka bisa dipastikan itu adalah madu palsu. Justru sebaliknya, madu asli yang kental kadar airnya hanya sedikit dan tidak sama sekali akan melukai permukaan kertas.

3) Pakai kuning telur

Mengetes madu dengan memakai kuning telur sebenarnya bukan 100% cara ampuh dalam menentukan asli atau palsu sebuah madu. Akan tetapi, cara ini pula yang paling dianggap sederhana dan mudah untuk melihatnya.

Untuk mendeteksi madu dengan menggunakan kuning telur, anda hanya perlu mencampur keduanya. Kuning telur yang telah dicampur madu akan terlihat matang dimana ini merupakan proses penggumpalan antara protein dengan asam pada dua bahan tersebut, dan itulah madu asli.

4) Tes kelengketan

Apabila ketiga langkah diatas kurang menyakinkan anda mana madu asli dan palsu, maka gunakan metode satu ini. Ambillah madu yang ingin anda tes keasliannya, tuangkan sedikit ke dalam gelas/cangkir, setelah itu celupkan jari-jari tangan anda, angkat sedikit keatas, tunggu beberapa menit.

Lihat hasilnya dimana madu asli bakal melelah perlahan namun terlihat erat, sementara madu palsu segera melelah dan menyisahkan sedikit kelengketan pada jari-jari tangan anda.

5) Coba pakai api

Cara mudah lainnya untuk melihat apakah madu itu asli atau palsu yakni dengan menggunakan api. Hal ini akan menampakkan kelembaban pada madu. Ambil korek api atau lilin, lalu masukan ujung korek maupun sumbu lilin, kemudian coba nyalakan dengan api.

Kalau kedua objek tersebut dapat berapi dan tahan lebih lama maka itu madu asli. Sedangkan madu palsu kebalikannya yang mana api akan segera lenyap tanpa terserap ke bagian madu. Itu memperlihatkan bahwa madu asli sangat lembab dan madu palsu sudah dioplos dengan air.

6) Tes dengan semut

Kita semua juga pasti tahu bahwa semut merupakan sekelompok hewan bertubuh kecil yang menyukai rasa manis. Nah, untuk melakukan pengujian madu, semut tentu dapat menggambarkan asli atau tidaknya madu tersebut.

Meskipun madu asli itu manis, namun semut paling tidak suka lantaran adanya kandungan enzim dan begitu pula dengan aromanya yang khas. Tapi lain halnya dengan madu palsu dimana semut sangat menyukainya akibat kandungan gula yang amat tinggi. Oleh karena itu, semut-semut pasti bakal langsung menggerogoti setiap bagian isi madu sampai mereka mati.

7) Masukkan madu dalam kulkas

Selanjutnya, langkah yang terakhir untuk menentukan madu itu asli atau palsu yakni memasukkannya ke dalam lemari es/kulkas. Letakan madu yang anda beli pada kulkas selama beberapa jam, lebih baik tunggu hingga keesokan hari. Ya, apabila anda melihat madu yang selama penyimpanan tersebut tidak membeku, maka madu itu asli. Justru kalau membeku adalah palsu karena sudah terdapat campuran di dalamnya.

Nah, itulah sederet perbedaan madu yang sangat lazim dapat dinilai dengan pengecekan. Semoga anda sekarang bisa membedakan mana madu asli dan madu palsu sebelum membelinya untuk dikonsumsi. Yaps, saatnya kita masuk pada inti permasalahan dimana mengkonsumsi madu palsu dapat mengakibatkan dampak buruk bagi anda.

Bahaya Madu Palsu

Mengkonsumsi madu dalam jumlah yang cukup diyakini dapat bermanfaat untuk kesehatan seseorang. Selain itu, mengatasi masalah kecantikan juga bisa diterapkan dengan penggunaan madu alami. Namun tahukah anda jika salah memilih madu, maksudnya yang abal-abal, maka akan menimbulkan hal sebaliknya. Berikut bahaya dari madu palsu:

  • Madu palsu pada umumnya dicampur dengan gula yang mana untuk meningkatkan rasa manis. Ya, jika anda mengkonsumsinya secara terus-menerus maka juga bisa meningkatkan resiko penyakit kayak diabetes dan kelebihan berat badan (obesitas) dimana telah kita ketahui penyakit tersebut bisa sangat mematikan seseorang.
  • Selain gula, madu palsu juga sering dioplos dengan beberapa bahan perasa serta pemanis buatan. Dengan demikian penggabungan antara pemanis buatan dan perasa pada madu itu akan menimbulkan kemungkinan penyakit ginjal, diabetes tipe 2 dan lebih membahayakannya lagi penyakit kanker.
  • Pembuat madu palsu tentu hanya memikirkan keuntungannya saja tanpa memikirkan diri orang lain yang mengkonsumsinya. Sering sekali madu palsu diolah dan diproses dengan cara yang tidak higienis sehingga dapat menyebabkan terkontaminasinya berbagai bakteri jahat ke dalam tubuh seseorang yang bakal berefek buruk pada sistem pencernaan. Tidak hanya itu, kemungkinan terkena alergi dan gatal-gatal bisa saja terjadi ketika hendak mengkonsumsi madu tersebut maupun menggunakannya sebagai bahan masker wajah, pemutih kulit, dll.
  • Madu palsu juga sering ditambahkan zat pewarna dan pengawet tidak alami. Sejatinya, sudah banyak jenis pewarna dan pengawet yang memang diperbolehkan buat makanan atau minuman, serta mengantongi izin edar dari BPOM. Namun, untuk membeli bahan tersebut pastinya tidaklah murah dan bahkan membuat tipis keuntungan si penjual madu oplosan. Dikarenakan itulah, banyak pedagang madu yang mengoplosnya dengan pengawet serta pewarna tidak alami dimana jika madu dikonsumsi secara rutin, maka efek kanker dan juga penyakit hati maupun jantung akan terjadi.

Ya, itulah sedikit penyampaian saya terkait bahaya memakai madu palsu. Selanjutnya saya akan membahas beberapa efek negatif ketika mengkonsumsi madu secara berlebihan.

Efek Samping Mengkonsumsi Madu Secara Berlebihan

Walaupun madu dipercaya memiliki banyak manfaat, namun kalau kita mengkonsumsinya secara berlebihan akan berdampak buruk untuk kesehatan. Tentu kita sudah tahu bahwa melakukan suatu hal yang berlebihan bakal menimbulkan masalah bukan kebaikan. Nah, sama halnya ketika anda sering banget mengkonsumi madu dengan takaran yang melebihi.

Dalam sejumlah penelitian oleh para ahli kesehatan menyebutkan bahwa madu boleh saja dikonsumsi asalkan sesuai anjuran, bukanlah melebihi dosis yang telah ditetapkan, apabila demikian efek samping akan timbul meski tidak terlalu parah namun menyakitkan tubuh.

Berikut ini saya akan menyampaikan berbagai efek samping mengkonsumsi madu secara berlebihan, seperti dilansir dari sejumlah sumber:

  • Efek jangka pendek yang akan timbul akibat mengkonsumsi madu secara berlebihan adalah menyebabkan masalah lambung, seperti kram perut, kembung, dan diare. Hal ini disebabkan oleh kandungan fruktosa pada madu yang akan menyebabkan terganggunya kemampuan usus untuk menyerap nutrisi sehingga dapat mengakibatkan nyeri perut yang berkelanjutan.
  • Sedangkan apabila anda mengkonsumsi madu berlebihan untuk jangka panjang maka efeknya akan mempengaruhi saluran pencernaan. Saluran pencernaan yang terganggu, bakal sangat menurunkan kemampuan usus dalam menyerap nutrisi yang akan terjadi secara permanen. Bukan hanya itu saja, sistem insulin pada tubuh juga akan terpengaruh dimana bisa menyebabkan kadar gula darah jadi meningkat.
  • Selain kedua hal diatas, madu yang diketahui mengandung spora botulism itu jika secara teratur diberikan kepada seorang bayi akan berefek negatif. Sebabnya, jenis bakteria yang terkandung tersebut amat mengganggu pencernaan bayi yang belum sempurna, hal ini justru membuatnya keracunan botulism. Lalu, bagaimanakah tanda dan gejala keracunan botulism? Tanda dan gejalanya seperti bayi sering sembelit, badan lemah, lesu, serta turunnya nafsu makan/mimik susu. Bahkan, jika botulism tidak segera ditangani dokter atau ahli dan terjadi dalam kurun waktu panjang dapat menimbulkan kelumpuhan di sistem persarafan yang bakal berujung kematian. Oleh karena alasan inilah, banyak dokter spesialis anak yang tidak merekomendasikan madu buat dikonsumsi bayi di bawah 12 bulan.

Dengan demikian, anda diharapkan dapat lebih bijak sebelum menggunakan madu untuk khasiat yang bermanfaat.

Cara Pemakaian Madu Yang Baik

Madu yang kita kenal baik untuk kesehatan namun juga memiliki efek samping ketika dikonsumsi secara berlebihan serta terjual bebas di pasaran dengan label palsu, ada baiknya anda mengikuti sejumlah tips cara pemakaian madu yang baik dan benar dari saya dibawah ini:

  • Sebelum mengkonsumsi madu, pastikan bahwa madu yang akan anda minum adalah madu asli karena saat ini banyak sekali beredar madu-madu aspal (asli tapi palsu). Oleh karena itu, pergunakan metode perbedaan antara madu asli dengan madu palsu yang telah saya sebutkan sebelumnya (diatas) atau anda juga bisa membelinya di toko herbal langganan terpercaya.
  • Konsumsi madu dua kali sehari. Pagi hari sebelum sarapan dan malam hari menjelang tidur. Madu yang dikonsumsi pada pagi hari dapat mencegah seseorang dari penyakit maag, karena madu dapat melapisi dinding lambung sehingga kita tidak terkena maag. Sedangkan malam hari, baik untuk menjaga kepadatan dan perkembangan tulang. Anda dapat mengkonsumsinya (mentah tanpa tambahan apapun) sebanyak 2-5 sendok makan perhari, serta sebaiknya gunakan sendok plastik atau kayu, bukan berbahan logam lantaran sendok dengan bahan logam dapat merusak unsur-unsur penting pada madu sehingga mengurangi kualitas madu itu sendiri.
  • Minum madu jangan terburu-terburu, duduk tenang dan tenggak perlahan.
  • Jika anda ingin mencampurnya dengan air maka pergunakanlah air hangat, bukan panas ataupun dingin. Karena, air yang terlalu panas atau dingin bisa merusak kandungan enzim dalam madu, secara otomatis kualitas madu juga bakal menghilang sedikit demi sedikit. Kemudian aduk madu berlawanan sesuai arah jarum jam atau searah dengan orang thawaf ketika melaksanakan ibadah haji dan umroh. Karena arah tersebut, Insya Allah lebih baik dan menghasilkan energi positif bagi madu, sehingga khasiat madu akan lebih terasa bagi tubuh.
  • Berdoa (sesuai agama masing-masing, dan tujuan apa) lebih dulu sebelum meminum madu, sehingga terasa berkah dan khasiatnya mujur.

Demikianlah penyampaian saya terkait berbagai faktor dalam mengkonsumsi madu. Dari keseluruhan: saya mencatatkan agar anda bisa lebih teliti melihat madu asli dan madu palsu sebelum membelinya. Ingat, madu palsu sangat berbahaya untuk anda konsumsi, serta sebaliknya mengkonsumsi madu secara berlebihan juga berefek negatif, biarpun itu asli. Oleh karena itu, ikuti cara pemakaian madu yang baik dan benar ya, agar lebih bermanfaat!

Semoga informasi ini dapat membantu anda semua dalam mengkonsumsi madu dengan cara yang bijak tentunya, terima kasih..

Related posts