Kebanyakan Remaja Korea Menjadi Iljin

Bagi kalian yang menyukai drama korea yang berceritakan tentang kehidupan sekolah seperti drama korea yang berjudul ‘who are you school 2016’, ‘the heirs’ , dan ‘boys before flowers’. pasti kalian pernah menonton drama yang saya sebutin tadikan?? jika kalian perhatikan drama korea yang berbau dengan kehidupan sekolah pasti tidak jauh dari kata bully. apa kalian pernah berpikir apa di sekolah korea memang ada pembullyan atau itu hanya skenario yang di buat pada drama tersebut  untuk menarik perhatian penonton? tapi apakah anda tau pembullyan di korea memang ada nyatanya dan mereka disebut dengan “Iljin”.

Apa Itu Iljin?

Iljin adalah kelompok anak yang memiliki hobi “mengejek” sampai melakukan tindakan kasar kepada siswa lainnya. Pada dasarnya, sistem pergaulan anak SMA di Korea ada 3 yaitu Iljin, Ijin, dan Samjin. Iljin itu menunjukan kepada anak atau siswa pada kelas 1, Ijin itu kelas 2, dan Samjin itu kelas 3. Ini maksudnya bukan tingkatan secara akademis, tapi tingkatan/kasta dalam pergaulan.

Kelas Iljin itu biasanya diisi oleh anak-anak populer dan cantik, sedangkan Ijin biasanya diisi oleh anak-anak yang biasa saja. anak-anak Ijin (kelas 2) ini biasanya memilih diam saja ketika melihat temannya dibully, karena mereka tidak ingin ikut menjadi korban bully selanjutnya. Sementara itu, samjin atau kelas 3 biasanya diisi oleh ‘anak-anak sampah’ golongan ini yang biasanya dibully oleh Iljin atau anak-anak yang biasanya menjadi korban empuk para pembully Iljin.

Iljin atau yang lebih tepatnya mirip dengan Gangster Sekolahan ini menjadi sangat populer di Korea. Anggota Iljin biasanya menganggap kalau dirinya adalah siswa paling “Nomor 1” di sekolah. Mereka cenderung sangat bangga dan menikmati ketika melakukan bullying dan membuat seseorang terluka karena tindakannya. Anggota Iljin bisanya memiliki paras yang cantik.

Para Iljin ini sering mengambil kontrol para siswa di sekolah dengan kekuatan fisiknya. Para anggota Ijlin juga senang menggabungkan siswa yang mempunyai nilai yang bagus ke dalam kelompoknya, karena dengan cara itu mereka bisa mengangkat ‘figur’ mereka dan membela diri dari guru ataupun dari intimidasi sekolah.

Kelompok iljin umumnya banyak di jumpai disekolah korea dan dapat menjadikan sekolah menjadi tempat berbahaya untuk siswa yang dibully, iljin biasanya melakukan kekerasan seperti memukul teman sekelas, pemerasan  dan bahkan mereka melakukan pelecehan seksual sehingga membuat anak yang dibully melakukan bunuh diri. Menurut laporan, Jaksa di Korea bahkan mengatakan jumlah pemerkosaan yang dilakukan anak-anak sekolah tinggi hampir tiga kali lipat dari tahun 2001 sampai tahun 2003.

Salah satu anggota Iljin di sebuah sekolah menengah di Seoul mengatakan, “Kalau kami memasukkan siswa teladan ke dalam kelompok Iljin, maka mereka bisa menjadi pelindung kami dari para guru, sehingga para guru tidak akan menganggu kami. Mereka para siswa teladan bisa membebaskan dirinya dari kekhawatiran pembullyan dari kelompok kami”.

Tetapi terkadang mereka kerap merasa kasihan dengan siswa yang sering mereka bully. Tapi disisi lain, hampir seluruh sekolah di Korea Selatan menempatkan “harga diri” di peringkat pertama. Alhasil kalau mereka tak bisa mengangkat harga dirinya lewat prestasi akademik, maka para anggota Iljin akan melakukannya lewat kekuatan fisik dan bullying.

Sikap serta tingkah laku para Iljin dapat anda lihat pada Video di bawah ini:

Sampai saat ini polisi di Korea telah mulai menerapkan tindakan keras terhadap Iljin. Pihaknya berjanji akan mengendalikan kekerasan di sekolah Tapi sepertinya hal itu hanya akan bertahan dalam jangka pendek. sebab selagi siswa masih berkompetisi untuk menjadi “yang terbaik” di sekolahnya dan selama persaingan antara teman sekelas tetap intens, siswa akan mencari pengakuan atas kehadiran mereka, maka Iljin masih akan terus ada bahkan bangkit dan lebih maju dari sekarang.

Dan inilah daftar sekolah yang sebagian siswanya Iljin :

1. Unbong Technical High School (Incheon)

SMA dengan populasi terbesar ‘Iljin’. Pada tahun 2009, sebuah video dari salah satu siswa yang sedang berkelahi memanas di komunitas online. Mereka memiliki siswa ‘Killer’, yang tugasnya adalah untuk mengalahkan apa pun dan setiap siswa transfer yang mendaftar di sekolah tersebut. Salah satu sekolah dengan kekerasan/ perkelahian paling tinggi.

2. Joil Technical High School (Daegu)

SMA yang memiliki siswa dengan nilai terendah di seluruh Daegu. Sekolah yang sering terjadi perkelahian, karena sekolah ini terletak di dekat gunung. Gunung memisahkan SMA ini dengan SMA Jungdong, membuat gunung menjadi tempat utama untuk perkelahian. Untungnya, sekolah ini telah menunjukkan peningkatan di kelas sejak 2010.

3. Kyemyung High School (Suwon)

Suwon memiliki nilai siswa terendah dan memiliki banyak siswa iljin (gangster) terbesar. Siswa akan membentuk ke dalam kelompok besar dan berjalan-jalan. Warga Suwon merasa takut jika ingin berjalan di sekitar sekolah karena alasan tersebut .

4. Shindongshin Industrial High School (Seoul)

Dikenal sebagai sekolah paling horor, yang kemudian diabadikan oleh bangunan pabrik-seperti sekolah. Memiliki masalah kekerasan ekstrim. Paling terkenal karena sering meneror tetangga mereka Kyungmoon High School.

5. Ansan Industrial High School (Ansan)

Lebih dikenal sebagai E-Mart High School karena sekolah ini adalah bagian dari sebuah bangunan yang memiliki E-Mart. Sekolah ini memiliki iljins perempuan paling banyak di seluruh Korea.

6. Seogwipo Industrial High School (Jeju Island)

Siswa dari sekolah yang paling ditakuti oleh orang-orang yang tinggal di Jeju. Sebagian besar siswa lebih kuat daripada rata-rata siswa lainnya, karena gedung sekolah digunakan untuk pertanian. Mereka memiliki kepribadian yang sangat kejam. Sekolah ini masuk dalam berita dengan salah satu kasus yang terkenal, di mana 11 siswa memukuli teman sekelas mereka selama dua tahun.

 

Dan apakah kalian tau? ada kebijakan khusus untuk para Iljin dimana mereka tidak bisa mengikuti kontes kecantikan atau mendaftar ke entertainment untuk menjadi artis ataupun penyanyi di korea, karena itu dilarang oleh pihak entertainment seperti kasus disebuah entertainment yang mengeluarkan anak traineenya karena “fakta asli” menyatakan bahwa dulunya trainee ini bekas Iljin.

 

Related posts