Wow! Pria Ini Ternyata Mampu Menciptakan Sebuah Robot Berbahan Kayu Mirip Manusia

Dewasa ini, perkembangan teknologi kian hari menjadi marak dan populer. Kepopuleran dari berbagai macam teknologi telah membuat apa yang diinginkan manusia semakin dapat diterapkan, contohnya saja kayak pembuatan robot. Pembuatan robot menjadi hal yang sangat unik dimata dunia, tanpa mengecualikan kepintaran, pengimajinasian serta karya dalam menciptakan suatu robot.

Ada sejumlah alasan mengapa seseorang itu dapat menciptakan sebuah robot menggunakan teknologi maupun kepintaran yang dimilikinya untuk maksud dan segala tujuan dimana tentunya bakal mampu membuat manusia lainnya tertolong serta terbantu dengan adanya penciptaan ragam jenis robot. Seperti apa dilakukan oleh pria bernama Dmitriy Balandin asal Ukraina, yang menggunakan kepintarannya dalam menciptakan karya seni robot berbahan kayu mirip manusia

Dmitriy Balandin, sebenarnya adalah seorang operator mesin di sebuah pabrik di Zaporizhzhya, sekitar 500 km dari ibukota Kiev, Ukraina. Namun robot-robot kayu indah ini merupakan buah karya sang ahli mesin yang gemar membuat benda seni. Keahliannya dalam bidang mesin tidak ditinggalkan, robot-robot dibuat dengan prinsip mekanik sehingga dapat digerakkan secara luas.

“Yang pertama saya buat adalah kaki, lalu berpikir bagaimana kaki bakal tampak bersama betis, pinggul, dan seterusnya. Itulah cara saya. Saya tak tahu hasil akhirnya, karena berpindah dari satu detail ke detail lainnya. Seperti seni. Saya menyukainya dan penasaran bagaimana hasilnya. Maka saya selalu ingin karya saya cepat selesai,” kata Dmitriy Balandin.

Tidak hanya robot, Balandin juga mencoba-coba membuat kerangka luar tubuh untuk manusia. Memang, karya terbarunya ini belum sempurna dan masih butuh banyak perbaikan. Namun, Balandin bercita-cita kerangka luar tubuh ini nantinya bisa memberi sumbangsih bagi kedokteran untuk orang yang membutuhkan alat bantu berjalan.

“Intinya saya ingin membantu orang yang ingin berjalan, mereka yang cedera kaki tapi potensial direhabilitasi. Ada banyak sistem, tapi saya tertarik dengan rangka luar tubuh yang sudah ada di beberapa negara, seperti Jepang dan AS,” tegasnya.

Tak punya latar belakang seni atau keahlian dalam mengolah bidang kayu, Balandin belajar membuat karyanya secara otodidak. Dia perlu waktu hingga enam bulan membuat robot hampir setinggi dua meter yang membutuhkan 800 sampai 1200 potong kayu. (Ad)

Related posts